BEI Ajak Masyarakat Menabung Saham pada Investor Summit and Capital Market Expo 2015

BEI Ajak Masyarakat Menabung Saham pada Investor Summit and Capital Market Expo 2015

4 November 2015

Jakarta – Tersedianya ragam produk investasi di pasar modal Indonesia belum dapat menjamin ketertarikan investor untuk menjadikan pasar modal sebagai tujuan utama dalam berinvestasi. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang investasi di pasar modal yang dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Salah satu upaya sosialisasi tentang pasar modal yang dilakukan oleh BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) adalah dengan kembali menyelenggarakan Investor Summit and Capital Market Expo (ISCME). ISCME merupakan acara tahunan yang melibatkan seluruh pelaku di industri pasar modal dengan menyelenggarakan public expose dari puluhan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia yang akan secara langsung menjabarkan update terbaru kinerja dan rencana kerja mereka, talk show dengan sosok-sosok inspiratif, pameran produk-produk pasar modal, dan peluncuran program-program strategis industri pasar modal.

Konsep acara ISCME 2015 kali ini dibuat lebih menarik, dengan hari pelaksanaan lebih panjang, yakni pada 9 sampai 13 November 2015 di Gedung BEI dan menghadirkan 81 emiten yang akan melakukan presentasi kepada publik (public expose). Mengusung tema yang sekaligus akan diluncurkan secara seremonial, “Yuk Nabung Saham”, tujuan BEI tidak semata fokus pada penambahan jumlah investor baru dan jumlah investor aktif, namun juga berupaya untuk menanamkan kebutuhan berinvestasi di pasar modal. “Yuk Nabung Saham” adalah suatu konsep kampanye pasar modal berkala nasional yang bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.

Selain itu ”Yuk Nabung Saham” merupakan ajakan kepada masyarakat, baik yang sudah menjadi investor maupun yang masih calon investor, untuk berinvestasi secara rutin dan berkala di pasar modal. Diharapkan investasi di pasar modal dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dalam pelaksanaannya, BEI menggandeng perusahaan tercatat, perusahaan sekuritas, manajer investasi, dan seluruh galeri investasi BEI di seluruh Indonesia untuk menjadi partner dalam berbagai kegiatan edukasi dan pemasaran yang berkaitan dengan kampanye ini.

ISCME 2015 akan dibuka oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad dan turut dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida, yang memberikan kata sambutan. ISCME 2015 akan menghadirkan tokoh-tokoh yang akan menjadi pembicara dalam talk show, di antaranya Ekonom Syariah Adiwarman A. Karim yang akan menyampaikan talk show “Mari Mengenal Pasar Modal Syariah”. Direktur Utama PT Media Nusantara Citra Tbk Hary Tanoesudibjo serta selebriti Giring Nidji dan Andien akan memberikan testimoni sebagai investor pasar modal dalam tajuk Success Story,

ISCME diselenggarakan secara rutin setiap tahun agar dapat memantapkan posisi dan peran pasar modal Indonesia sebagai representasi komitmen Pemerintah, SRO, dan masyarakat bisnis dalam meningkatkan investasi di Indonesia untuk mendorong bangkitnya kembali ekonomi nasional. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi yang lebih terpadu bagi masyarakat tentang potensi, peluang, dan nilai tambah dalam berinvestasi di pasar modal. Selain itu, ISCME juga bertujuan untuk mewujudkan sinergi strategis di kalangan masyarakat pasar modal (regulator dan pelaku) dalam memanfaatkan peluang bisnis/investasi yang tersedia dan menggerakkan potensi berinvestasi, dengan mengubah pola masyarakat dari budaya menabung menjadi budaya berinvestasi melalui pasar modal. ISCME diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif untuk sesi komunikasi, konsultasi, promosi dan negosiasi antar pelaku di dunia pasar modal.

Acara ISCME 2015 akan didukung oleh 17 media nasional yang terdiri dari media cetak, elektronik, dan online sebagai media partner. Sedangkan untuk jumlah pengunjung per hari, BEI menargetkan sebanyak 1.000 orang dengan sasaran investor ritel khususnya investor domestik, investor institusi, akademisi, profesional, eksekutif, dan masyarakat umum.

Adapun 81 emiten yang melakukan presentasi dalam ISCME 2015 adalah PT United Tractors Tbk. (UNTR); PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA); PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC); PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI); PT Bakrie Telecom Tbk. (BTEL); PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR); PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA); PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM); PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP); PT Sekar Bumi Tbk. (SKBM); PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI); PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA); PT MNC Land Tbk. (KPIG); PT Toba Bara Sejahtra Tbk. (TOBA); PT Anabatic Technologies Tbk. (ATIC); PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA); PT Lautan Luas Tbk. (LTLS); PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO); PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI); PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO); PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR); PT Adaro Energy Tbk. (ADRO); PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON); PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR); PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE); PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (ISSP); PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA); PT Timah (Persero) Tbk. (TINS); PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST); PT PP Properti Tbk. (PPRO); PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI); PT PP (Persero) Tbk. (PTPP); PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM); PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS); PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR); PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR); PT Ciputra Development Tbk. (CTRA); PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG); PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA); PT Soechi Lines Tbk. (SOCI); PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN); PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL); PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN); PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS); PT Surya Esa Perkasa Tbk. (ESSA); PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF); PT Gudang Garam Tbk. (GGRM); PT Acset Indonusa Tbk. (ACST); PT BPD Jawa Timur Tbk. (BJTM); PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PANR); PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO); PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR); PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA); PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI); PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA); PT Astra International Tbk. (ASII); PT Vale Indonesia Tbk. (INCO); PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL); PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG); PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO); PT Bank Danamon Indonesia Tbk.(BDMN); PT Elnusa Tbk. (ELSA); PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP); PT Sumberdaya Sewatama (SSMM); PT Eagle High Plantation Tbk. (BWPT); PT Sentul City Tbk. (BKSL); PT Tifa Finance Tbk (TIFA); PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL); PT Blue Bird Tbk. (BIRD); PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF); PT Bank Permata Tbk. (BNLI); PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA); PT Express Transindo Utama Tbk. (TAXI); PT MNC Investama Tbk. (BHIT); PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS); PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC): PT Pan Brothers Tbk. (PBRX); PT Global Mediacom Tbk. (BMTR); PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP); PT Astra Graphia Tbk. (ASGR); dan PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk. (RBMS).

Program Pengembangan Pasar Modal

Selain meluncurkan program “Yuk Nabung Saham”, dalam acara ISCME 2015, BEI bersama dengan KPEI dan KSEI juga meluncurkan program Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) yaitu program pengembangan yang komprehensif dan terintegrasi selama 1 tahun dan didesain khusus untuk mencetak para profesional di industri pasar modal Indonesia khususnya dalam lingkup self regulatory organization (SRO).

Dalam upaya menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas di industri pasar modal, serta membantu dan memudahkan akademisi yang membutuhkan data serta edukasi pasar modal terutama pendidikan, pelatihan dan ujian sertifikasi profesi, SRO juga akan meluncurkan kembali (relaunching) TICMI (The Indonesia Capital Market Institute) dan ICaMEL (Indonesian Capital Market Electronic Library).

Selain itu, dalam rangkaian ISCME 2015 BEI bersama PT The Nielsen Company Indonesia akan mengumumkan Hasil Survei Potensi Pasar Modal Indonesia. Rangkaian survei ini telah dilakukan sejak Oktober 2015 yang bertujuan untuk memperoleh data dan informasi potensi pasar secara komprehensif. Dengan adanya survei ini, target perusahaan diharapkan bisa dicapai secara efektif terutama dalam hal peningkatan jumlah investor dan emiten.

Sumber:
IDX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *