Ribuan Anak Muda Belajar Investasi Saham Melalui Kompetisi Trading Saham ISTC

Jadi iriii… Anak muda sekarang enak bangettt… Bisa belajar investasi sejak mudaaa…

Ribuan Anak Muda Belajar Investasi Saham Melalui Kompetisi Trading Saham ISTC

30 September 2015

Jakarta – Keberadaan penduduk kelas menengah di suatu negara dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di negara tersebut di masa depan. Khususnya di Indonesia yang memiliki penduduk kelas menengah yang terus bertambah setiap tahunnya.

Menurut Bank Dunia di Juni 2011, kelas menengah di Indonesia tumbuh dengan sangat cepat, yaitu 7 juta orang setiap tahun. Selama 11 tahun, dari tahun 1999 sampai 2010, kelas menengah di Indonesia tumbuh tiga kali lipat dari 45 juta orang atau 25% dari jumlah penduduk Indonesia menjadi 134 juta orang. Pada 2015 kelas menengah Indonesia mencapai 170 juta atau 70% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Kelas menengah yang merupakan kelompok penduduk yang memiliki kekuatan expenditure per hari antara USD2 hingga USD20 ini berpotensi menjadi sumber pembiayaan pembangunan melalui pasar keuangan seiring peningkatan pendapatan kelas menengah tersebut. Sayangnya, Bank Dunia kembali menyebutkan, di 2014 tercatat hanya 36,1% dari orang dewasa di Indonesia yang memiliki account di lembaga keuangan formal.

Oleh karena itu, pertumbuhan pesat kelas menengah di Indonesia yang tidak dijaga justru akan menjadi bumerang. Sebab peningkatan pendapatan masyarakat yang tanpa didukung oleh kemampuan pengelolaan keuangan yang baik akan menciptakan kelompok masyarakat yang konsumtif dan secara tidak langsung dapat berdampak negatif pada neraca perdagangan Indonesia.

Untuk itu, diperlukan suatu rangkaian sosialisasi yang mengajarkan masyarakat, khususnya generasi muda, bagaimana cara untuk mengelola dana yang dimilikinya. Berbekal pemikiran tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Indosat Tbk menyelenggarakan program kerjasama sosialisasi tentang pasar modal melalui ajang Indosat Stock Trading Contest (ISTC).

ISTC adalah program kompetisi bagi generasi muda Indonesia. Peserta ISTC melakukan transaksi atas sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara virtual, dengan mengacu pada harga order jual dan beli secara realtime. Kompetisi ini hadir untuk menjawab tantangan rendahnya pengetahuan dan pemahaman generasi muda Indonesia tentang investasi saham.

Bertajuk “Wujudkan Mimpimu Menjadi Miliarder Muda”, kompetisi ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility Indosat, pilar Edukasi, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada masyarakat dan juga generasi muda mengenai investasi saham di pasar modal. Pada pelaksanaannya, ISTC selain didukung BEI, juga didukung oleh Lintasarta sebagai penyedia data communication dan IT Infrastructure, serta PT Winratama Perkasa (WinGamers) selaku penyedia layanan virtual online trading pertama di Indonesia.

Program yang sukses mencetak ribuan calon investor muda pasar modal ini baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia dan telah berhasil menjaring 8819 peserta. Pada hari ini, telah terpilih 15 peserta untuk memasuki grand final di Jakarta setelah melalui sesi bootcamp selama dua hari.

Sesi bootcamp itu sendiri berisi pembekalan dan ilmu yang lebih dalam mengenai investasi dan dunia pasar modal oleh para pakar investasi. Para finalis ini akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari Investasi dan Efek di Pasar Modal, Mekanisme Perdagangan Saham, Struktur Pasar Modal Indonesia, Pasar Modal Syariah, hingga Analisa Fundamental, Teknikal, dan Market Update.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari lahirnya calon investor muda di pasar modal Indonesia melalui program yang dihadirkan yaitu ISTC, yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk belajar melakukan perdagangan saham. Indosat berharap para peserta dan pemenang dari program ISTC akan menjadi investor di masa depan yang akan memajukan perdagangan pasar modal dan pada akhirnya juga berperan meningkatkan perkembangan perekonomian Indonesia.

Setelah melalui tahap penilaian, maka Dewan Juri secara resmi mengumumkan tiga pemenang ISTC pada hari ini. “Selamat bagi seluruh pemenang dan semoga dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda lainnya untuk berkiprah di dunia pasar modal Indonesia,” tambah Alexander Rusli.

Para finalis dan pemenang berhak membawa berbagai hadiah dalam program ini, antara lain 15 finalis ISTC yang mengikuti Bootcamp berhak mendapatkan Rp2.500.000 Saldo Dompetku. Sementara hadiah untuk pemenang adalah:

1. Juara 1 sebesar Rp5.000.000 Saldo Dompetku ditambah Rp10.000.000 uang tunai dan ditambah Rp20.000.000 dalam bentuk penyertaan modal investasi serta hadiah gadget.
2. Juara 2 sebesar Rp 4.000.000 Saldo Dompetku ditambah Rp 5.000.000 uang tunai dan ditambah Rp20.000.000 dalam bentuk penyertaan modal investasi
3. Juara 3 sebesar Rp 3.000.000 Saldo Dompetku ditambah Rp 2.000.000 uang tunai dan ditambah Rp20.000.000 dalam bentuk penyertaan modal investasi.

Khusus untuk hadiah Rp20.000.000 dalam bentuk penyertaan modal investasi yang harus digunakan pemenang untuk berinvestasi di pasar modal, bertujuan untuk mengarahkan pemenang menjadi investor. Direktur Utama BEI Tito Sulistio berharap inovasi CSR seperti ini dapat diikuti oleh emiten lain sehingga dapat menambah jumlah investor pasar modal secara signifikan.

Sumber:
IDX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *